Konten Domain AKM Numerasi-Wajib Dipahami Guru

Bertema.com – Konten Domain AKM Numerasi-Wajib Dipahami Guru.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kemampuan minimum yang dilakukan kepada peserta didik.

Kemampuan minimum adalah kemampuan paling dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik pada jenjang tertentu.

Sedangkan Kemampuan dasar dalam hal ini terdiri atas kemampuan literasi membaca dan numerasi.

Kedua kemampuan tersebut sesuai dengan kecakapan abad ke-21 yang menuntut peserta didik untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang penuh dengan tantangan.

Pendidikan pada abad ke-21 harus dapat menjamin agar peserta didik memiliki keterampilan belajar dan berinovasi,

keterampilan menggunakan dan memanfaatkan teknologi dan media informasi, dapat bekerja dan bertahan dengan menggunakankecakapan hidup (life skill).

Kecakapan hidup itulah yang kemudian dikenal dengan konsep kecakapan abad ke-21.

Sejumlah organisasi dan institusi telah berupaya merumuskan dan menjelaskan kompetensi dan kecakapan yang diperlukan dalam menghadapi kehidupan abad ke-21.

US-based Partnership for 21st Century Skills (P21) mengidentifikasi kompetensi yang diperlukan di abad ke-21 adalah “The 4Cs: communication, collaboration, critical thinking, and creativity”.

Konten Domain AKM Numerasi

Kecakapan abad ke-21 dikembangkan melalui:

1. kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving skill),

2. kecakpan berkomunikasi (communication skills),

3. kecakapan kreativitas dan inovasi (creativity and innovation), dan

4. kecakpan kolaborasi (collaboration).

Salah satu prasyarat untuk mewujudkan kecakapan hidup abad ke-21 tersebut adalah kemampuan literasi peserta didik.

National Institut for Literacy menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, masyarakat.

Sedangkan World Economic Forum (2015) menetapkan enam literasi dasar, yaitu:

1. literasi baca tulis,

2. literasi numerasi,

3. literasi sains,

4. literasi digital,

5. literasi finansial, dan

6. literasi budaya dan kewargaan. 

Konten Domain AKM Numerasi

Konten Domain AKM Numerasi-Wajib Dipahami Guru

Dalam rangka menyiapkan peserta didik yang memiliki kecakapan abad ke-21, pemerintah akan melakukan Asesmen Kemampuan Minimum (AKM) mulai tahun 2021 yang meliputi asesmen pada literasi membaca dan numerasi,

yaitu asesmen pada kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi membaca) dan asesmen kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi).

Literasi membaca bukan hanya sekadar kemampuan membaca secara harafiah tanpa mengetahui isi/makna dari bacaan tersebut, melainkan kemampuan memahami konsep bacaan.

Sementara itu, numerasi bukan hanya sekadar kemampuan menghitung, melainkan kemampuan
mengaplikasikan konsep hitungan di dalam suatu konteks, baik abstrak maupun nyata.

AKM dapat menghasilkan peta kecakapan tentang literasi membaca dan numerasi peserta didik pada kelas 5, 8, dan 11 yang dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Oleh karena itu, soal-soal yang dikembangkan untuk AKM bersifat kontekstual, berbagai bentuk soal, mengukur kompetensi pemecahan masalah, dan merangsang peserta didik untuk berpikir kritis.

Soal-soal AKM akan membuat peserta didik melahirkan daya analisis berdasarkan suatu informasi, bukan membuat peserta didik menghapal/mengingat-ingat materi.

Konten Domain AKM Numerasi

Pengembangan soal-soal AKM dilakukan melalui kegiatan:

1. penyusunan desain,

2. penyusunan dan analisis framework,

3. penyusunan stimulus,

4. penugasan penulisan soal,

5. penulisan soal,

6. penelaahan dan perbaikan soal,

7. perakitan soal/bahan uji coba,

8. validasi soal,

9. uji coba soal,

10. penskoran dan analisis soal,

11. interpretasi hasil analisis,

12. seleksi soal,

13. penyusunan spesifikasi tes,

14. pemilihan soal,

15. pemaketan soal, proofreading, fiat, dan pemanfaatan tes/soal.

Kegiatan penyusunan desain hingga seleksi soal merupakan kegiatan pengembangan soal,

sedangkan kegiatan penyusunan spesifikasi tes hingga pemanfaatan tes merupakan kegiatan penyiapan bahan AKM.

Baca Juga:

1. Ruang Lingkup Pengembangan Soal AKM

2. Bentuk Soal AKM: Wajib Dipahami Guru

3. Konten Teks Literasi Membaca dalam Pengembangan Soal AKM-Wajib Dipahami Guru

4. Konteks Teks Literasi Membaca dalam Pengembangan Soal AKM-Wajib Dipahami Guru

5. 3 Level Kognitif Literasi Membaca dalam Pengembangan Soal AKM-Wajib Dipahami Guru

6. Learning Progression dalam Pelaksanaan AKM-Wajib Dipahami Guru

Konten Domain AKM Numerasi

Domain konten pada numerasi dibagi menjadi 4, yaitu Bilangan, Geometri dan Pengukuran, Aljabar, serta Data dan Ketidakpastian.

1. Bilangan

Domain bilangan terdapat pada kelas 2 hingga kelas 6. Domain ini terdiri atas subdomain Representasi, Sifat Urutan, dan Operasi.

Pada kelas dasar domain ini menilai pemahaman peserta didik dalam representasi bilangan cacah dan pecahan.

Dalam hal itu termasuk memahami posisi bilangan cacah dan pecahan dalam garis bilangan.

Pada kelas dasar, dinilai pula pemahaman mengenai sifat urutan di antaranya membandingkan pecahan dan bilangan cacah

serta operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah, termasuk menghitung kuadrat dari suatu bilangan (maksimal tiga angka).

Pada kelas 6, materi akan ditingkatkan pada menilai pemahaman bilangan bulat (khususnya bilangan negatif), juga bilangan desimal dan persen.

Selain itu, posisi bilangan desimal dua angka pada garis bilangan juga masuk dalam domain ini.

Pada level ini soal juga menilai peserta didik dalam mengurutkan beberapa bilangan yang dinyatakan dalam bentuk yang berbeda-beda

serta menghitung hasil operasi dari bilangan pecahaan atau desimal, termasuk menghitung kuadrat/pangkat dua dan kubik/pangkat tiga dari suatu bilangan desimal dengan satu angka di belakang koma.

2. Geometri dan Pengukuran

Domain geometri dan pengukuran terdiri atas subdomain bangun geometri dan pengukuran, Domain ini menyebar ke semua kelas dari kelas 2 hingga kelas 10,

dan menilai kompetensi peserta didik dari mulai mengenal bangun datar hingga menggunakan volume dan luas permukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Juga menilai pemahaman peserta didik tentang pengukuran panjang, berat, waktu, volume dan debit, serta satuan luas menggunakan satuan baku.

3. Aljabar

Domain aljabar terdiri atas subdomain persamaan dan pertaksamaan, relasi dan fungsi (termasuk pola bilangan), serta rasio dan proporsi.

Untuk subdomain persamaan dan pertidaksamaan, serta relasi dan fungsi dinilai dari kelas dasar hingga kelas tinggi, sedangkan rasio dan proporsi hanya pada kelas menengah (kelas 6 dan kelas 8).

Pemahaman yang dinilai pada peserta didik kelas dasar mengenai persamaan adalah menyelesaikan persamaan sederhana yang disesuaikan dengan tingkat berpikir peserta didik kelas dasar.

Proses penilaian pemahaman meningkat seiring dengan meningkatnya kelas sampai akhirnya pada kelas 10

akan dinilai pemahaman dan penggunaan sistem persamaan dan pertaksamaan kuadrat serta sistem persamaan linear dua hingga tiga variabel.

Pada materi pola, peserta didik kelas dasar akan dinilai mengenai pengenalan pola gambar dan objek, serta pola bilangan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik kelas dasar.

Kemudian proses penilaian meningkat hingga mencakup kemampuan peserta didik untuk menyelesaikan masalah dengan konsep fungsi.

Subdomain rasio dan proporsi dinilai melalui pemahaman konsep dalam permasalahan sehari-hari termasuk aritmetika sosial.

4. Data dan Ketidakpastian

Banyak data yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk dari penyajian data-data itu sangatlah beragam.

Penyajian informasi untuk menginterpretasikan data pun jumlahnya banyak.

Dari mulai data mengenai teknologi, data perdagangan, data banyaknya konsumen makanan, data penggunaan media sosial setiap hari, bahkan daftar nilai dalam rapor pun merupakan data.

Hal ini membuat pemahaman cara memperoleh informasi dari sebuah data mutlak diperlukan.

Selain itu, pemahaman cara penyajian dan pengolahan data secara sederhana juga akan sangat berguna.

Dalam kehidupan sehari-hari, ketidakpastian juga dapat ditemui di mana saja.

Misalnya, ketidakpastian hari ini hujan atau tidak. Banyak bidang yang menggunakan ilmu ketidakpastian, contohnya ramalan cuaca, model ekonomi, prediksi ilmiah, dan lain-lain.

Data dan ketidakpastian sangat diperlukan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya.

Untuk peserta didik kelas dasar, pemahaman mendapat informasi dan penyajian data sederhana diperlukan untuk mereka mendapatkan informasi dari berbagai sumber.

Pemahaman tentang penyajian data paling sederhana, yaitu penggunaan turus dan diagram gambar pada kelas 4 akan meningkat menjadi penyajian data dalam tabel, diagram batang, dan diagram lingkaran pada kelas 6.

Selain itu, pengenalan terhadap ketidakpastian suatu kejadian juga dianggap perlu.

Pada kelas yang lebi tinggi, diharapkan peserta didik dapat menggunakan ukuran pemusatan (kelas 8) dan penyebaran (kelas 10), seperti rata-rata dan variansi suatu data.

Pada tingkat ini, pemahaman terhadap peluang secara formal diperlukan.

AKM Numerasi akan menilai domain data dan ketidakpastian ini, khususnya berfokus pada pemahaman cara memperoleh informasi dan penyajian data dan pemahaman mengenai ketidakpastian suatu kejadian. 

Baca Juga:

Latihan Soal Numerasi AKM

1. Latihan Soal Numerasi AKM Kelas 2 SD MI

2. Latihan Soal Numerasi AKM Kelas-4 SD MI,

3. Latihan Soal Numerasi AKM Kelas-6 SD MI

4. Latihan Soal Numerasi AKM Kelas-8 SMP MTS

5. Latihan Soal Numerasi AKM Kelas-10 SMA MA

Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM

1. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 1 dan 2

2. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 3 dan 4

3. Latihan Soal Literasi Teks Informasi AKM Kelas 5 dan 6

4. Latihan Soal Literasi Teks Informasi AKM Kelas 7 dan 8

5. Latihan Soal Literasi Teks Informasi AKM Kelas 9 dan 10

6. Latihan Soal Literasi Teks Informasi AKM Kelas 11 dan 12

Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM

1. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 1 dan 2

2. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 3 dan 4

3. Latihan Soal Literasi Teks Informasi AKM Kelas 5 dan 6

4. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 7 dan 8

5. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 9 dan 10

6. Latihan Soal Literasi Teks Fiksi AKM Kelas 11 dan 12

Demikian ulasan terkait Konten Domain AKM Numerasi-Wajib Dipahami Guru. Semoga dapat menambah wawasan bapak ibu guru terhadap pelaksanaan Asesmen Kemampuan Minimum (AKM).

Sumber Rujukan: Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum 2020, Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.