Langkah Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah

Bertema.com – Langkah Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah.

Implementasi Kurikulum 2013 harus disertai perubahan strategi mengajar yang dilakukan oleh guru dari teacher oriented menjadi student oriented. Tidak mudah untuk mengubah paradigma guru terhadap cara mangajarnya. Oleh sebab itu pemerintah melakukan diklat implementasi Kurikulum 2013 bagi para guru. Namun sayangnya diklat tersebut belum dapat dirasakan oleh semua guru karena adanya berbagai kendala. Guna memberikan sedikit pencerahan bagi guru yang belum pernah mengikuti diklat, di sini admin bagikan strategi Pembelajaran Berbasis Masalah.

Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah kegiatan pembelajaran yang memfokuskan pada identifikasi serta pemecahan masalah nyata, praktis, dan kontekstual. Masalah yang ada dalam kehidupan siswa sebagai titik sentral kajian untuk dipecahkan melalui prosedur ilmiah dalam pembelajaran.

Pembelajaran berbasis masalah (PBM) bersandar pada teori belajar kognitif-konstruktivistik. Dalam belajar, siswa akan lebih mudah menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit apabila mereka berbicara dengan teman lain. Kerja kelompok dapat membantu siswa pada suatu pemecahan, pengalaman mendengarkan ide orang lain, mencoba dan selanjutnya menerima masukan untuk pemecahan.

Adapun prinsip-prinsip Pembelajaran Berbasis Masalah sebagai berikut: (1) Belajar aktif secara self-directed learning. (2) Belajar secara integrated. (3) Belajar secara keseluruhan. (4) Belajar untuk memahami. (5) Belajar untuk memecahkan masalah. (6) Belajar berdasar masalah. (7) Peran guru sebagai fasilitato. (8) Penilaian berdasarkan solusi yang ditawarkan untuk penyelesaian masalah.

Sedangkan tujuan dari Pembelajaran berbasis masalah (PBM) adalah: (1) Menjadikan siswa aktif dalam belajar. (2) Meningkatkan kemampuan dalam mengkonstruksi pengetahuan. (3) Menghindari miskonsepsi. (4) Membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki untuk memecahkan masalah praktis dalam kehidupan sehari-hari. (5) mengembangkan empati. (6) Meningkatkan keterampilan intelektual, sosial dan personal siswa.

Langkah Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah

Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM).

Langkah 1, Klarifikasi Masalah

Kegiatan Guru: guru menyajikan fenomena yang mengandung masalah sesuai dengan kompetensi dasar atau indikator. Jenis sajian dapat berbentuk teks, gambar, video, sketsa, diagram, grafik, dan kejadian riil sehari-hari.

Sedangkan siswa melakukan:

  • indentifikasi terhadap fenomena yang ditampilkan oleh guru untuk menemukan masalahnya.
  • klarifikasi terhadap masalah yang telah ditemukan.

Langkah 2, Curah Pendapat (Brainstorming)

Kegiatan Guru: memfasilitasi siswa dalam mengklarifikasi fakta, konsep, prosedur, dan kaidah dari masalah yang ditemukan.

Sedangkan kegiatan siswa:

  • mengidentifikasi masalah dan melakukan brainstorming difasiltasi guru.
  • melakukan brainstorming dengan cara sharing information, klarifikasi informasi dan data melalui peer learning dan working together.
  • membuat deskripsi masalah terkait apa saja yang perlu dipelajari, konsep yang sudah dan belum diketahui. Juga menemukan penyebab dan menyusun cara menyelesaikan masalah.
  • mengembangkan alternatif dan action plan untuk penyelesaian masalah.

Baca Juga:

Langkah 3, Pengumpulan Data dan Informasi

Kegiatan siswa:

  • mengumpulkan data dan informasi melalui berbagai sumber terkait permasalahan, misalnya di perpustakaan, website, atau lingkungan sekolah dan masyarakat.
  • Secara mandiri mengolah hasil pengumpulan data digunakan dalam penyelesaian masalah.

Langkah 4, Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah

Kegiatan siswa:

  • melalui peer learning dan working together melakukan brainstorming, klarifikasi informasi, konsep dan data terkait permasalahan dan menemukan solusinya.
  • merumuskan dan menetapkan solusi pemecahan masalah.
  • menyusun laporan hasil diskusi penyelesaian masalah.

Langkah 5, Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah 

Kegiatan siswa:

  • mempresentasikan hasil brainstorming dan hasil kerjanya di depan kelas.
  • mereviu, menganalisis, mengevaluasi dan merefleksi pemecahan masalah yang ditawarkan beserta reseoning (pemikirannya) melalui diskusi kelas.
  • melakukan perbaikan laporan berdasarkan masukan hasil diskusi.

Pada langkah ke-3, 4, dan 5 guru berperan sebagai fasilitator dan motivator. Mulai siswa mengumpulkan data, berdiskusi maupun pada saat presentasi.

Langkah 6, Refleksi

  • Siswa dan guru melakukan reviu dan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
  • Guru dan siswa memberikan apresiasi atas partisipasi semua pihak.
  • Bersama siswa merayakan keberhasilan pembelajaran, misalnya dengan yel-yel atau foto bersama hasil karyanya.

Dalam pembelajaran berbasis masalah ini tidak harus dipaksakan selesai dalam satu atau dua kali pertemuan. Strategi ini dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui beberapa pertemuan sesuai alokasi waktu yang diperuntukkan bagi KD yang bersangkutan.

Demikianlah uraian terkait Langkah Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.