UMK Kabupaten Kota Jateng Tahun 2019

Bertema.com – UMK Kabupaten Kota Jateng Tahun 2019.

Istilah Upah Mimimun kabupaten/Kota (UMK) pastinya tidak asing lagi bagi para tenaga kerja di wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

UMK merupakan upah minimum kabupaten atau kota yang diberikan kepada pekerja yang perusahaannya berada di wilayah kabupaten/kota.

Biasanya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) nilainya lebih besar dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Upah minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri atas upah pokok termasuk tunjangan tetap yang ditetapkan oleh gubernur sebagai jaring pengaman.

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk tahun berikutnya diumumkan oleh gubernur selambat-lambatnya tanggal 21 November.

UMK merupakan upah minimum didasarkan pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Upah minimum yang ditetapkan pada bulan November tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari tahun berikutnya.

Adapun pengawasan dan pelaksanaan dari UMP dan UMK dilakukan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan.

Komponen kebutuhan hidup layak (KHL) digunakan sebagai dasar penentuan Upah minimum dihitung berdasarkan kebutuhan hidup pekerja.

Kebutuhan mendasar yang meliputi kebutuhan akan pangan 2100 kkal per hari, perumahan, pakaian, pendidikan dan sebagainya.

Komponen gaji karyawan meliputi upah tanpa tunjangan, upah pokok dan tunjangan tetap, dan upah pokok, tunjang tetap dan tunjangan tidak tetap.

Tunjangan Tetap merupakan Pembayaran kepada Pekerja yang dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran pekerja.

Untuk tunjangan tidak tetap adalah pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja yang diberikan secara tidak tetap.

Dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran Upah pokok, misalnyai transport dan atau tunjangan makan.

Meningkatkan kesejahteraan pegawai atau karyawan merupakan kewajiban dari pemerintah untuk memikirkannya.

Maka setiap tahun pemerintah selalu menetapan UMK dan atau UMP bagi karyawan yang berada di wilayahnya.

UMK Kabupaten Kota Jateng Tahun 2019

Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan produk domestik bruto) dipergunakan untuk menghitung upah minimum.

Pemerintah Jawa Tengah menetapkan Upah Minimum Provinsi tahun 2019 sebesar Rp 1.605.396.

Keputusan yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/62 Tahun 2018 tentang UMP Jateng 2019 berlaku per 1 Januari 2019.

Sedangkan penetepan UMK di wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melalui Keputusan Gubernur Nomor 560/68 Tahun 2018.

Berikut ini daftar selengkapnya Upah Minimum Kabupaten Kota di Jateng:

1. Kota Semarang sebesar Rp. 2.498. 587.53

2. Kabupaten Semarang sebesar Rp. 2.055.000.00

3. Kota Salatiga sebesar Rp. 1.875.325.24

4. Kabupaten Demak sebesar Rp. 2.240.000,00

5. Kabupaten Kendal sebesar Rp. 2.084.393,48

6. Kabupaten Grobogan sebesar Rp. 1.685.500,00

7. Kabupaten Kudus sebesar Rp. 2.044.467,75

8. Kabupaten Blora sebesar Rp. 1.690.000,00

9. Kabupaten Jepara sebesar Rp. 1.879.031,00

10. Kabupaten Rembang sebesar Rp. 1.660.000,00

11. Kabupaten Pati sebesar Rp. 1.742.000,00

12. Kota Surakarta sebesar Rp. 1.802.700,00

13. Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp. 1.783.500,00

14. Kabupaten Boyolali sebesar Rp. 1.790.000,00

15. Kabupaten Wonogiri sebesar Rp. 1.655.000,00

UMK Kabupaten Kota Jateng Tahun 2019

16. Kabupaten Sragen sebesar Rp. 1.673.500,00

17. Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 1.833.000,00

18. Kabupaten Purworejo sebesar Rp. 1.700.000,00

19. Kabupaten Magelang sebesar Rp.1.882.000,00

20. Kota Magelan sebesar Rp. 1.707.000,00

21. Kabupaten Klaten sebesar Rp. 1.795.061,43

22. Kabupaten Kebumen sebesar Rp. 1.686.000,00

23. Kabupaten Temanggung sebesar 1.682.027,10

24. Kabupaten Wonosobo sebesar Rp. 1.712.500,00

25. Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp. 1.610.000,00

26. Kabupaten Banyumas sebesar Rp. 1.750.000,00

27. Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 1.989.058,08

28. Kota Pekalongan sebesar Rp. 1.906.922,47

29. Kabupaten Pekalongan sebesar Rp. 1.859.885,05

30. Kabupaten Batang sebesar Rp. 1.900.000,00

31. Kabupaten Pemalang sebesar Rp. 1.718.000,00

32. Kabupaten Purbalingga sebesar Rp. 1.788.500,00

33. Kabupaten Brebes sebesar Rp. 1.665.850,00

34. Kota Tegal sebesar Rp. 1.762.000,00

35. Kabupaten Tegal sebesar Rp. 1.747.000,00

UMK tertinggi adalah Kota Semarang Rp 2.498.587,53 dan UMK terendah adalah Kabupaten Banjarnegara Rp 1.610.000.

Salah satu poin dalam keputusan tersebut, pengawasan pelaksanaan keputusan gubernur ini dilaksanakan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan sesuai dengan kewenangan dan kompetensinya.

Baca Juga:

UMP Provinsi jawa Tengan tahun 2019

Penetapan UMK menjadi wewenang bupati/ wali kota menggunakan rumus yang telah ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja. Yakni pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang sudah ditentukan.

Penetapan UMP dan UMK dilakukan sesuai dengan surat edaran Kementerian Tenaga Kerja B.240/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2018.

Sementara itu Kementerian Tenaga Kerja telah menetapkan kenaikan UMP sebesar 8,03 persen.

Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan produk domestik bruto) yang dipergunakan untuk menghitung upah minimum.

Demikianlah informasi UMK Kabupaten Kota Jateng Tahun 2019. Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *