Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum Merdeka Wajib Dipahami Guru

Bertema.com – Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum Merdeka

Pada kesempatan ini admin Bertema akan berbagi informasi terkait Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum Merdeka.

Dengan memahami Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum Merdeka, dapat membantu para guru dalam menyusun Asesmen dalam pembelajaran.

Untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, pembelajaran perlu berpihak dan memberi kemerdekaan kepada peserta didik.

Merdeka belajar memungkinkan peserta didik terlibat dalam pembelajaran sesuai dengan tahap perkembangan dan karakteristiknya.

Keberhasilan pembelajaran tidak hanya bergantung pada pendidik.

Peran pemangku kepentingan lain sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran yang bermakna.

Ketika peserta didik menjadi seorang pelajar yang merdeka, peserta didik akan memiliki peluang untuk melakukan inisiatif, mempunyai suara dan kepemilikan pada proses pembelajaran

serta memiliki kesempatan untuk memberikan umpan balik baik kepada diri sendiri, peserta didik lain, kepada pendidik dan kepada para pemangku kepentingan lainnya.

Pembelajaran paradigma baru memastikan praktik pembelajaran untuk berpusat pada peserta didik.

Dengan paradigma baru ini, pembelajaran merupakan satu siklus yang berawal dari pemetaan standar kompetensi, perencanaan proses pembelajaran,

dan pelaksanaan asesmen untuk memperbaiki pembelajaran sehingga peserta didik dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Pembelajaran paradigma baru memberikan keleluasaan bagi pendidik untuk merumuskan rancangan pembelajaran dan asesmen sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Pada pembelajaran paradigma baru, Profil Pelajar Pancasila berperan menjadi penuntun arah

yang memandu segala kebijakan dan pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran, dan asesmen.

Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum

Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum

Asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik.

Jenis asesmen sesuai fungsinya mencakup: asesmen sebagai proses pembelajaran (assessment as Learning), asesmen untuk proses pembelajaran (assessment for Learning), dan asesmen pada akhir proses pembelajaran (assessment of learning).

Selama ini pelaksanaan asesmen cenderung berfokus pada asesmen sumatif yang dijadikan acuan untuk mengisi laporan hasil belajar.

Hasil asesmen belum dimanfaatkan sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran.

Pada pembelajaran paradigma baru, pendidik diharapkan lebih berfokus pada asesmen formatif dibandingkan sumatif

dan menggunakan hasil asesmen formatif untuk perbaikan proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Baca Juga: LENGKAP: Contoh Alur dan Tujuan Pembelajaran ATP Matematika Kelas 1-12 Kurikulum Merdeka

Prinsip Asesmen

1. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan menyediakan informasi yang holistik

sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan orang tua, agar
dapat memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya.

2. Asesmen dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen tersebut, dengan keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen agar efektif mencapai tujuan pembelajaran.

3. Asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan keputusan tentang langkah selanjutnya.

4. Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai serta strategi tindak lanjutnya.

5 Hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Jenis dan Fungsi Asesmen

Agar pelaksanaan asesmen sejalan dengan tujuan yang hendak dicapai, pendidik diharapkan memperhatikan jenis dan fungsi asesmen formatif dan sumatif. 

1. Jenis Asesmen: Formatif (as and for learning)

Fungsi: 

a. Mendiagnosis kemampuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik
b. Umpan balik bagi pendidik untuk memperbaiki proses pembelajaran agar menjadi lebih bermakna
c. Umpan balik bagi peserta didik untuk memperbaiki strategi pembelajaran
d. Mendiagnosis daya serap materi peserta didik dalam aktivitas pembelajaran di kelas.
e. Memacu perubahan suasana kelas sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan program-rogram pembelajaran yang positif, suportif, dan bermakna

Teknik: Berbagai teknik asesmen (praktik, produk, proyek, portofolio, tes tertulis/ lisan)

Hasil/Dokumentasi:

1. Produk hasil belajar.
2. Jurnal refleksi peserta didik.
3. Rencana tindak lanjut atas hasil asesmen
4. Catatan hasil observasi
5. Catatan anekdotal
6. Nilai berupa angka

2. Jenis Asesmen: Sumatif di akhir lingkup materi (for and of learning)

Fungsi: 

a. Alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik dalam satu lingkup materi.
b. Refleksi pembelajaran dalam satu lingkup materi.
c. Umpan balik untuk merancang/perbaikan proses pembelajaran berikutnya.
d. Melihat kekuatan dan kelemahan belajar pada peserta didik selama pembelajaran satu lingkup materi.

Teknik: Berbagai teknik asesmen (praktik, produk, proyek, portofolio, tes tertulis, tes lisan)

Hasil/Dokumentasi:

1. Produk hasil belajar.
2. Nilai berupa angka

3. Jenis Asesmen: Sumatif semester (of learning) 

Fungsi: 

a. Alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik pada periode tertentu.
b. Mendapatkan nilai capaian hasil belajar untuk dibandingkan dengan kriteria capaian yang telah ditetapkan.
c. umpan balik untuk merancang/perbaikan proses pembelajaran semester/tahun ajaran berikutnya (sama seperti fungsi penilaian formatif)
d. melihat kekuatan dan kelemahan belajar pada peserta didik (sama seperti fungsi pada asesmen diagnostik)

Teknik:Praktik, produk, proyek, portofolio, tertulis

Hasil/Dokumentasi:

1. Produk hasil belajar
2. Nilai berupa angka

Baca Juga: Prinsip Asesmen Kurikulum Merdeka Wajib Dipahami Guru

Demikian Jenis dan Fungsi Asesmen pada Kurikulum Merdeka yang Wajib Dipahami Guru. Semoga Bermanfaat.