Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD Wajib Dipahami Gur

Bertema.com – Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD Wajib Dipahami Guru.

Pada kesempatan ini admin Bertema akan berbagi informasi terkait Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD Wajib Dipahami Gur.

Dengan memahami Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD Wajib Dipahami Gur, dapat membantu para guru dalam menyelenggarakan pendidikan PAUD.

Untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, pembelajaran perlu berpihak dan memberi kemerdekaan kepada peserta didik.

Merdeka belajar memungkinkan peserta didik terlibat dalam pembelajaran sesuai dengan tahap perkembangan dan karakteristiknya.

Keberhasilan pembelajaran tidak hanya bergantung pada pendidik.

Peran pemangku kepentingan lain sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran yang bermakna.

Ketika peserta didik menjadi seorang pelajar yang merdeka, peserta didik akan memiliki peluang untuk melakukan inisiatif, mempunyai suara dan kepemilikan pada proses pembelajaran

serta memiliki kesempatan untuk memberikan umpan balik baik kepada diri sendiri, peserta didik lain, kepada pendidik dan kepada para pemangku kepentingan lainnya.

Pembelajaran paradigma baru memastikan praktik pembelajaran untuk berpusat pada peserta didik.

Baca Juga: Download Buku Panduan Guru Pengembangan Pembelajaran PAUD

Dengan paradigma baru ini, pembelajaran merupakan satu siklus yang berawal dari pemetaan standar kompetensi, perencanaan proses pembelajaran,

dan pelaksanaan asesmen untuk memperbaiki pembelajaran sehingga peserta didik dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Pembelajaran paradigma baru memberikan keleluasaan bagi pendidik untuk merumuskan rancangan pembelajaran dan asesmen sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Pada pembelajaran paradigma baru, Profil Pelajar Pancasila berperan menjadi penuntun arah

yang memandu segala kebijakan dan pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran, dan asesmen.

Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD Wajib Dipahami Gur

Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD

Pergantian kurikulum dalam dunia pendidikan merupakan hal yang umum terjadi, namun juga tidak selalu mudah untuk dihadapi, terutama untuk para guru sebagai garda depan yang akan mengimplementasikan kurikulum tersebut.

Salah satu cara yang dapat membantu dalam menghadapi perubahan kurikulum tersebut, yaitu guru melakukan proses refleksi.

A. Karakteristik Kurikulum Merdeka PAUD

1. Adanya integrasi konsep Profil Pelajar Pancasila sebagai misi yang mendukung tujuan pendidikan nasional.

2. Pada struktur kurikulum, terjadi perubahan jam belajar dari minimal 900 menit/minggu menjadi minimal 1050 menit/minggu.

3. Reformulasi cakupan Capaian Pembelajaran

4. Fokus pembelajaran dalam kurikulum ini ada di akhir periode PAUD (TK B atau peserta didik usia 5-6 tahun).

5. Adanya konsep “Kurikulum Operasional Sekolah”

6. Dirumuskannya konsep Prinsip Pembelajaran dan Asesmen pada pembelajaran dengan paradigma baru ini

B. Prinsip Pembelajaran pada PAUD

1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap per kem bangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar. serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.

2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajaran sepanjang hayat.

3. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik.

4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta

5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan

C. Prinsip Asesmen

1. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan menyediakan informasi yang holistik sebagai umpan balik untuk guru, peserta didik, dan orang tua, agar dapat memandu mereka dalam menemukan strategi pembelajaran selanjutnya.

2. Asesmen dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen dengan keleluasaan agar dapat menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen sehingga tujuan pembelajaran menjadi efektif.

3. Asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliabel), untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan keputusan tentang langkah selanjutnya.

4. Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai, serta strategi tindak lanjutnya.

5. Hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Kerangka Kurikulum Merdeka PAU

D. Profil Pelajar Pancasila

Profil Pelajar Pancasila adalah jawaban untuk pertanyaan, “Seperti apa karakteristik pelajar Indonesia?”.

Jawaban dari pertanyaan tersebut terangkum dalam satu kalimat: “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”

Pernyataan ini memuat tiga kata kunci: pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan nilai-nilai Pancasila.

E. Jam Belajar

1. Jam Belajar Harian

2. Jam Belajar saat sedang mengerjakan Proyek Pelajar Pancasila

F. Kurikulum Operasional Sekolah

G. Hubungan Capaian Pembelajaran (CP) dan Kurikulum Operasional Sekolah

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memastikan CP diterjemahkan secara baik dalam kurikulum operasional sekolah adalah sebagai berikut.

1. Menentukan konteks daerah, budaya, dan bahasa lokal

2. Bermain-Belajar

3. Dukungan (Scaffolding)

Download Struktur Kurikulum PAUD Merdeka Belajar

Demikian informasi terkait Kerangka Kurikulum Merdeka PAUD, Semoga Bermanfaat.