Mengenang Suryopranoto Pahlawan Pergerakan Nasional

Bertema.com – Mengenang Suryopranoto Pahlawan Pergerakan Nasional.

Bertema.com Masih banyak di antara kita, lebih-lebih kaum muda yang belum mengetahui tentang darmabakti dan perjuangan Pahlawan Nasional Bangsa Indonesia.

Tokoh-tokoh nasional yang berjasa besar kepada tanah air dan bangsa, serta rela berkorban tanpa pamrih untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.

Informasi Pahlawan Nasional Bangsa ini diharapkan dapat memberikan gambaran sejarah perjuangan beliau dengan ringkas dan jelas .

Dengan harapan agar para pahlawan akan lebih dikenal lagi melampaui batas-batas wilayah NKRI dan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kebanggaan terhadap para pahlawan kita akan mempertebal kepercayaan diri kita serta menumbuhkan dan memeperkuat semangat Nasionalisme.

Semoga para generasi muda dapat mengambil contoh dan meneladani riwayat perjuangan Pahlawan Nasional Bangsa kita.

Pada kesempatan ini admin akan bagikan Biografi Suryopranoto yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Mengenang Suryopranoto Pahlawan Pergerakan Nasional

Pemberian gelar Suryopranoto sebagai Pahlawan Pergerakan Nasional ditetapkan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 310 Tahun 1959, tanggal 30 November 1959.

Suryopranoto dilahirkan di Yogyakarta pada tahun 1871. Setelah memperoleh ijazah pendidikan pegawai negeri , Beliau bekerja di bidang pemerintahan, namun seringkali bertengkar dengan atasannya yang orang Belanda.

Pendidikan lain yang ditempuh ialah di Sekolah Pertanian Bogor dan sesudah itu diangkat sebagai Kepala Dinas Pertanian di Wonosobo.

Pada tahun 1914 Beliau minta berhenti sebagai protes atas pemecatan seorang pegawai yang menjadi anggota Sarekat Islam. dan selanjutnya Suryopranoto tidak mau lagi menjadi pegawai Pemerintah Belanda.

Suryopranoto sangat memperhatikan nasib kaum kaum tani-buruh di perkebunan-perkebunan tebu di Yogyakarta.

Untuk membeantu mereka, dalam tahun 1914 didirikannya organisasi Adhi Dharma yang bergerak di bidang koperasi dan usaha peretukangan. Selain itu didirikan pula HIS Adhi Dharma untuk mendidik anak-anak petani-buruh.

Tuntutan-tuntutan yang dilancarkannya kepada para majikan agar menaikkan upah buruh dan memberikan jaminan yang layak.

Karena tuntutannya dianggap revolusioner, maka Beliau dilarang berbicara di depan para buruh dan tani. bahkan pengusaha Belanda bersedia memberikan uang asalkan mau menghentikan kegiatannya.

Dalam organisasi Sarekat Islam, Suryopranoto menduduki jabatan sebagai anggota pengurus besar. Selain itu juga menjadi pemimpin kaum buruh yang tergabung dalam Personneel Fabriek Bond (PFB.

Pada saat Konggres Sarekat Islam tahun 1919, Suryopranoto menganjurkan pemogokan sebagai kekuatan buruh dalam menuntut perbaikan nasib. Karena itu Suryopranoto terkenal dengan julukan De Stakingskoning (Raja Pemogokan)

Pemogokan kaum Buruh

Pada tahun 1922 terjadi pemogokan kaum buruh pegadaian di Yogyakarta dan kemudian menjalar ke daerah-daerah lain.

Ribuan buruh dipecat akibat pemogokan itu, Suryopranoto mendirikan sebuah badan untuk menolong keluarga buruh yang dipecat itu.

Karena kegiatan-kegiatannya itu, maka Suryopranoto tiga kali keluar masuk penjara. Yaitu pada tahun 1923 dipenjara di Malang, tahu 1926 di Semarang dan tahun 1933 di Sukamiskin, Bandung.

Kegiatan lain yang dilakukan oleh Suryopranoto adalah di bidang kewartawanan. Hasil karyanya berupa seri ensiklopedi tentang perjuangan sosialisme, namun disita dan dilarang beredar oleh Pemerintah Belanda.

Pada zaman pendudukan Jepang, Suryopranoto menolak bekerjasama dengan Pemerintah Jepang. Sesudah Indonesia merdeka Suryopranoto menyumbangkan tenaganya di bidang pendidikan. Dalam masa itu pula terbit bukunya yang berjudul Pengantar Ilmu Politik.

Suryopranoto meninggal dunia pada tanggal 15 Oktober 1959 di Cimahi, Jawa Barat dan dimakamkan di Kota Gede, Yogyakarta.

Baca Juga:

Mengenang Abdul Muis Pahlawan Pergerakan Nasional

Langkah Menulis Laporan Membaca Buku

Demikianlah informasi Suryopranoto Pahlawan Pergerakan Nasional, semoga bermanfaat.

Sahabat Bertema yang menginginkan artikel terbarusilahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Sumber: Album Pahlawan Bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *